banner 728x250
Berita  

PROYEK SARANA AIR BERSIH (SAB) DI DESA TAMIANG KEC. GUNUNG KALER DISOROT KARENA TIDAK ADA PAPAN INFORMASI DAN PEKERJAAN DITINGGAL PINDAH

GUNUNG KALER KABUPATEN, TANGERANG VIKINEWS  – Maraknya kegiatan pembangunan Sarana Air Bersih (SAB) di wilayah Kecamatan Gunung Kaler menjadi sorotan. Tim control sosial Kartusi selaku Kabidkam DPP Perkumpulan Trisula Bakti Nusantara turun langsung mengecek ke lapangan. Minggu 02 Agustus 2026
Dari hasil peninjauan, ditemukan sejumlah kejanggalan di beberapa titik proyek Sarana air bersih (SAB). Diantaranya di Kp. Pabuaran RT/RW 01 dan Kp. Tamiang Genggong samping Makam Buyut Jare, Desa Tamiang, Kecamatan Gunung Kaler.
Di lokasi Kp. Pabuaran, proyek SAB sudah berjalan sekitar 5 hari namun tidak ada aktivitas pekerja saat tim datang. Sementara di Kp. Tamiang Genggong, pekerjaan sudah berjalan kurang lebih 7 hari tetapi belum juga diselesaikan. 

Menurut keterangan warga setempat, pekerjaan di dua titik tersebut kemudian dipindah ke Kp. Tenggulun. Padahal seharusnya satu pekerjaan dirampungkan terlebih dahulu sebelum pindah ke lokasi lain.
Lebih memprihatinkan, saat dikonfirmasi ke pemilik lahan di dua lokasi tersebut, mengaku tidak mengetahui detail proyek. “Saya cuma mengadakan tempat saja untuk keperluan musholla,” ujar pemilik lahan.
Selain itu, di kedua lokasi proyek SAB Kp. Pabuaran dan Kp. Tamiang Genggong tidak ditemukan adanya papan informasi proyek (PIP). Padahal pemasangan PIP merupakan kewajiban untuk transparansi anggaran, sumber dana, pelaksana, dan waktu pengerjaan sesuai UU Keterbukaan Informasi Publik.
“Kami mempertanyakan kinerja pengawasan Kecamatan Gunung Kaler. Semua kegiatan proyek pembangunan di wilayah ini tidak terpasang papan proyek. Pekerjaannya juga masih berantakan sudah ditinggal pindah ke pekerjaan lain,” kata Kartusi selaku Kabidkam DPP Perkumpulan Trisula Bakti Nusantara.
Pihaknya juga menyoroti aspek teknis. Seharusnya aliran listrik untuk SAB dipasang terlebih dahulu sebelum dilakukan pengeboran, mengingat anggaran untuk pemasangan listrik sudah tersedia.
Sementara itu Camat Gunung Kaler Udin S.Ag S.Ip MSI, saat dikonfirmasi melalui Pesan WhatsApp terkait maraknya proyek SAB yang tidak memasang papan nama, tidak merespon bahkan terkesan cuek,
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Kecamatan Gunung Kaler maupun pelaksana proyek terkait temuan tersebut.
Masyarakat berharap ada pengawasan ketat dan keterbukaan informasi, agar pembangunan SAB benar-benar bermanfaat dan tepat sasaran untuk kebutuhan warga.
Sumber Kartusi Kabidkam DPP Perkumpulan trisula bakti Nusantara 
Penerbit Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *