GUNUNG KALER KABUPATEN TANGERANG – VIKINEWS – Gedung Kepemudaan Kecamatan Gunung Kaler yang baru saja selesai dibangun dilaporkan mengalami kebocoran saat hujan turun. Kondisi ini memicu sorotan dan dugaan terkait kualitas pengerjaan proyek yang dinilai kurang optimal. (Rabu, 21/01/2026)
Ketua Media Center Gunung Kaler (MCG), Sahadi, mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi bangunan yang seharusnya menjadi fasilitas representatif bagi kegiatan kepemudaan. Ia menduga, kebocoran yang terjadi mengindikasikan bahwa pelaksana proyek tidak mengutamakan kualitas konstruksi.
“ujar Sahadi kepada wartawan. “Bangunan ini dibiayai dari uang rakyat. Sangat disayangkan jika baru dibangun sudah mengalami kebocoran saat hujan. Ini patut dipertanyakan kualitas pengerjaannya.”
Berdasarkan informasi proyek, pembangunan Gedung Penunjang dan Sarana Prasarana Kecamatan ini menelan anggaran sebesar Rp 3.428.166.000,00 yang bersumber dari APBD Kabupaten Tangerang. Pelaksana kegiatan adalah CV. Gembong Putra Samudra.
Ketua MCG Sahadi mendesak instansi terkait untuk segera melakukan pengecekan fisik bangunan secara menyeluruh dan mengevaluasi pelaksana proyek. Ia menekankan pentingnya memastikan pekerjaan telah sesuai dengan spesifikasi teknis dan standar mutu yang ditetapkan.
“tegas Sahadi. “Jangan sampai ini dibiarkan. Jika memang ditemukan kelalaian, harus ada tanggung jawab dari pihak pelaksana. Gedung ini dibangun untuk kepentingan pemuda dan masyarakat kecamatan Gunung Kaler.”
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun dinas terkait mengenai penyebab kebocoran dan langkah perbaikan yang akan dilakukan.
Masyarakat berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah tegas agar fasilitas publik tersebut dapat digunakan secara layak dan aman.
Sumber ketua MCG ( sahadi)
Penerbit Santang Prayoga














