banner 728x250
Berita  

*Baru Kelar Dibangun, Proyek Betonisasi di Desa Bendung RT 02/01 Sudah Retak! Warga Kecewa, Proyek Dana Desa Diduga Dikorupsi*

 

KABUPATEN SERANG – VIKINEWS – Proyek betonisasi yang baru saja selesai dibangun di Kampung Bendung RT 02/01 Desa Bendung Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang menuai kekecewaan warga. Pasalnya, proyek yang menggunakan dana desa tersebut sudah mengalami keretakan di beberapa bagian. Selasa 02 Desember 2025

 

Kondisi ini tentu sangat disayangkan oleh warga. Mereka merasa proyek betonisasi yang seharusnya memberikan manfaat jangka panjang justru dikerjakan asal-asalan dan tidak berkualitas.

 

“Salah seorang warga Desa Bendung, mengungkapkan kekecewaannya, “Kami sangat kecewa dengan hasil proyek betonisasi ini. Baru selesai dibangun, sudah retak. Ini jelas tidak berkualitas.” 

 

Warga menduga bahwa proyek betonisasi ini dikorupsi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Mereka mendesak agar pihak berwajib seperti inspektorat segera melakukan investigasi terhadap proyek ini dan menindak tegas pelaku korupsi.

 

Tokoh masyarakat kampung Bendung, mengatakan, “Kami menduga ada praktik korupsi dalam proyek ini. Kami meminta pihak berwajib untuk segera melakukan investigasi dan menindak tegas pelaku korupsi.”

 

Kondisi jalan yang retak tersebut tentu sangat membahayakan bagi pengguna jalan. Warga khawatir jalan tersebut akan semakin rusak dan menyebabkan kecelakaan.

 

Pihak terkait, seperti Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Inspektorat Daerah, diharapkan dapat segera turun tangan untuk mengatasi masalah ini. Mereka harus memastikan bahwa proyek betonisasi ini dikerjakan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan dan tidak ada praktik korupsi yang merugikan masyarakat.

 

Masyarakat Desa Bendung berharap agar proyek betonisasi ini segera diperbaiki dan kualitasnya ditingkatkan. Mereka juga berharap agar dana desa dapat digunakan secara transparan dan akuntabel untuk kepentingan masyarakat.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Desa Bendung terkait proyek betonisasi yang retak ini. Masyarakat berharap agar pemerintah desa segera memberikan klarifikasi dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengatasi masalah ini.

Kontributor rilis Sufyani prabu 

Penerbit Santang Prayoga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *